Iman Sumarlan: Pendanaan Prioritas untuk Buku

Home / Artikel / Iman Sumarlan: Pendanaan Prioritas untuk Buku

Kamis pagi, jajaran Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Provinsi DIY (DIKPORA DIY) menerima kunjungan audiensi pegiat Pendidikan Untuk Indonesia (PUNDI). Audiensi diterima oleh Kabid Pendidikan Luar Biasa dan Pendidikan Dasar  (PLB & Dikdas) Bapak Didik Wardaya serta jajaran kepala seksi di kantor DIKPORA DIY.

Dalam audiensi tersebut membahas kondisi pendidikan di DIY pada umumnya. Secara khusus Direktur PUNDI Iman Sumarlan, S.IP, M.H.I menyampaikan tiga point penting menyikapi perkembangan pendidikan di DIY dan Nasional. Pertama, pentingnya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan gerakan literasi. Kedua, Stimulasi meningkatkan literasi peserta didik dengan program dan kegiatan. Ketiga, Alokasi dana BOS diprioritaskan untuk Buku pendamping selain menyediakan Buku Teks Pelajaran (BTP) sebagai upaya meningkatkan lierasi pelajar.

Iman menyatakan “Hendaknya dana BOS dialokasikan untuk menyediakan buku pendamping selain BTP sebagai upaya meningkatan literasi peserta didik. Buku pendamping yang mampu menstimulasi minat baca seperti biografi, sejarah penemuan, keajaiban alam dan penciptaan” ujarnya.

Neri Yulianto dari PUNDI menjelaskan kegiatan yang sudah dilakukan oleh PUNDI dan program yang akan dilaksanakan salah satnya lomba literasi antar sekolah di DIY terlebih sudah tertuang dalam permendikbud no.23 tahun 2015 tentang penumbuhan budi pekerti termasuk pembiasaan membaca dan menulis.

Sementara jajaran DIKPORA DIY diwakili Kabid PLB & Dikdas Bapak Didik Wardaya menyambut baik kunjungan pegiat PUNDI agar terjalin kerja sama dan sinergi program demi memajukan pendidikan di DIY pada khususnya. “Kami pemerintah senang sekali berteman dengan kalangan LSM manapun termasuk PUNDI yang mempunyai kepedulian pada pendidikan dan solusi memajukan pendidikan di DIY” ujarnya. Diharapkan komunikasi seperti ini dapat membuahkan hasil kongkrit karena masalah pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. (Alan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *