Menakar Penerapan VET di Indonesia

Menakar Penerapan VET di Indonesia

Artikel
Jerman adalah Negara Maju yang memiliki jumlah penduduk 82.495.000 jiwa. Dari jumlah tersebut menurut data yang dilansir oleh situs Fred Economic, angka usia produktifnya (working age population) berjumlah 33,735,000 jiwa. Angka usia produktif di Jerman jika dibandingkan dengan Indonesia lebih kecil, itu karena jumlah penduduk di Jerman tidak sebanyak di Indonesia yang mencapai 257.912.349 penduduk. Dari jumlah penduduk tersebut angka usia produktif di Indonesia mencapai 60%. Jadi beban di Indonesia memang jauh lebih berat dengan jumlah industri yang¬† tidak banyak. Sebenarnya di sinilah peran pemerintah dalam hal ini Menteri Perdagangan dan Menteri Perindustrian, untuk membuat peta proyeksi lulusan SMK dengan Industri. Sampai tulisan ini di susun, belum ditemukan adanya peta tersebut. Padahal dalam Instruksi Presiden setidaknya setiap enam bulan sekali menteri-menteri yang ditunjuk untuk menyukseskan program revitalisasi SMK harus membuat…
Read More
Peningkatan Mutu Pendidikan dan Stressful Schooling

Peningkatan Mutu Pendidikan dan Stressful Schooling

Artikel
Pendidikan merupakan salah satu tema menarik untuk dibahas. Dikatakan menarik karena pendidikan memiliki peran sentral bagi kemajuan sebuah bangsa. Hampir tidak ada satu bangsa besar di dunia ini yang mengabaikan peran-peran pendidikan. Urgensi pendidikan bagi sebuah bangsa terletak pada suatu kesadaran di mana salah satu bidang strategis dalam kehidupan masyarakat itu dipandang mampu mempersiapkan generasi mudanya untuk menjalani hidup secara efektif dan efisien (Azyumardi Azra, 1998: 3). Berangkat dari kesadaran ini, para pengelola di tiap-tiap negara saling berlomba untuk selalu memperbaiki kualitas mutu pendidikan.Pendidikan merupakan salah satu tema menarik untuk dibahas. Dikatakan menarik karena pendidikan memiliki peran sentral bagi kemajuan sebuah bangsa. Hampir tidak ada satu bangsa besar di dunia ini yang mengabaikan peran-peran pendidikan. Urgensi pendidikan bagi sebuah bangsa terletak pada suatu kesadaran di mana salah satu bidang strategis…
Read More
Mahasiswa ITS Raih Penghargaan di Harvard AS

Mahasiswa ITS Raih Penghargaan di Harvard AS

Berita, Prestasi
pundi.or.id - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Kali ini, dua dari delapan delegasi ITS di Harvard National Model United Nation (HNMUN) 2018 mampu mendapatkan penghargaan Social Venture Challenge (SVC) Award. Keduanya adalah Adela Almira Hermawan, mahasiswi Departemen Teknik Industri ITS dan Salsabila Annisa Rengganis, mahasiswi Departemen Sistem Perkapalan ITS. Prestasi yang diraih keduanya juga menjadikan satu-satunya delegasi Indonesia yang meraih penghargaan ini. Salsa mengaku, bukan hal mudah untuk meraih penghargaan ini. Ia dan tim mempersiapkan diri sejak Juli tahun lalu. "Berkat usaha dan doa, kami bersyukur atas prestasi yang kami raih ini," tutur Salsa dalam siaran persnya, Jumat (23/2). Salsa juga menjelaskan, SVC Award adalah penghargaan bagi tim yang memiliki inovasi proyek sosial bagi masyarakat. Dengan membawakan proyek berjudul¬†Vish Diesel, Salsa dan rekannya…
Read More
Mengenal Sistem VET di Jerman

Mengenal Sistem VET di Jerman

Artikel
pundi.or.id - Jerman adalah salah satu negara yang dikatakan sukses dalam mengelola vocational education (sekolah kejuruan atau di Indonesia dikenal dengan SMK). Salah satu role model yang digunakan di Jerman adalah VET (Vocational Education Training).Sejarah sekolah kejuruan di Jerman muncul sejak abad pertengahan, Abad ke-12. Pada era itu ada pendidikan kejuruan sudah mengenal sistem magang, yang pada waktu itu disebut dengan tiga istilah, Apprentice-Assistant-Master, Magang-Asisten-Ahli. Sistem ini kemudian diformalkan pada tahun 1869. Hal ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan industri di Jerman yang terus berkembang. Pada tahun 1897 dua sistem yang digunakan pada sekolah kejuruan diformalkan dalam undang-undang, bahwa sekolah kejuruan harus menggunakan dua hal, yakni vocational training dan practical training. Pada awal abad ke-20, industrialisasi menuntut kompetensi lebih. Perusahaan-perusahaan merasa lulusan sekolah kejuruan masih kurang qualified. Oleh karena itu mereka…
Read More