Apakah Pendidikan Itu Penting?

Motivasi photo Ical 2021-06-25 16:53:06 0 Komentar 91
photo

Sumber: qureta.com

Banyak orang mengatakan, bahwa pendidikan itu tidak penting, terutama orang yang hidup di desa. 

Mereka beranggapan kalau sekolah/kuliah itu hanya membuang-buang uang saja dibandingkan dengan kerja yang bisa menghasilkan uang.

Memang adanya kalau kerja menghasilkan uang, akan tetapi apakah jika seseorang berpendidikan yang tinggi tidak bisa mengasilkan uang juga ?. 

Bahkan bisa berpenghasilan yang lebih banyak lagi dengan proses belajar.

Pendidikan adalah suatu proses pembelajaran mengenai pengetahuan dan keterampilan yang bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Pendidikan dapat diperoleh bagi setiap orang dimulai dari kecil sampai tua. Pendidikan sangat penting bagi semua orang yang bertujuan untuk mencerdaskan dan mengembangkan potensi dalam diri.

Dengan semakin bertumbuh dan berkembang setiap individu bisa memiliki kreativitas, pengetahuan yang lebih luas, kepribadian yang baik dan menjadi pribadi yang bertanggung jawab.

Pendidikan dapat dilakukan di mana saja, seperti pendidikan formal, pendidikan yang dilakukan di sekolah atau disebut dengan pendidikan terstruktur.

Selain itu juga ada pendidikan non formal, pendidikan tersebut dilakukan di luar pendidikan formal contohnya lembaga kursus (bimbel), lembaga pelatihan (extracurricular), kelompok belajar, dan lain-lainnya.

Ada juga pendidikan informal, pendidikan yang didapatkan dalam keluarga ataupun lingkungan sekitar.

Generasi muda merupakan garda terdepan dalam membangun bangsa dan sebagai generasi penerus bangsa, di mana generasi sekarang harus memiliki kemampuan dan pengetahuan yang lebih luas untuk kedepannya.

Selain itu pendidikan juga sangat berperan penting dalam memajukan negara untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Alasan lain mengapa pendidikan penting adalah untuk menciptakan jiwa nasionalisme yang baik.

Semakin sedikit generasi yang menjalankan pendidikan maka semakin sedikit generasi yang memiliki jiwa nasionalisme.

Nasionalisme adalah rasa memiliki bangsa dan negara, jika rasa nasionalisme semakin sedikit dapat menyebabkan generasi muda tidak peduli pada bangsa dan negara kedepannya.

Selain itu juga untuk membangun karakter generasi muda, pendidikan karakter ini sangat penting karena mengajarkan kita mengenai norma kesopanan, norma keagamaan, dan norma-norma lainnya.

Dengan mengikuti semua norma tersebut generasi muda akan memiliki karakter yang kuat di mana diperlukan untuk membangun masa depan.

Pendidikan merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan kita, ini berarti, bahwa setiap manusia berhak mendapatkannya dan diharapkan untuk selalu berkembang di dalamnya dan tidak akan pernah habis. 

Pendidikan karakter bertujuan untuk membentuk manusia Indonesia yang bermoral, membentuk manusia Indonesia yang cerdas dan rasional, membentuk manusia yang inovatif dan suka bekerja keras, optimis dan percaya, dan berjiwa patriot.

Dengan demikian pendidikan yang sangat dibutuhkan saat ini adalah pendidikan yang dapat mengintegrasikan pendidikan karakter dengan pendidikan yang dapat mengoptimalkan perkembangan seluruh dimensi anak, baik dari ranah kognitif, fisik, sosial-emosi, kreativitas dan spiritual harus seimbang. 

Suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupan.

Sehingga menjadi seorang yang terdidik itu sangat penting. Kita dididik menjadi orang yang berguna baik bagi negara, nusa dan bangsa.

Pendidikan pertama kali yang kita dapatkan di lingkungan keluarga (Pendidikan Informal), lingkungan sekolah(Pendidikan Formal), dan lingkungan masyarakat (Pendidikan Nonformal).

Pendidikan Informal adalah pendidikan yang diperoleh seseorang dari pengalaman sehari-hari dengan sadar atau tidak sadar, sejak seseorang lahir sampai mati.

Proses pendidikan ini berlangsung seumur hidup. Sehingga peranan keluarga itu sangat penting bagi anak terutama orang tua.

Orang tua mendidik anaknya dengan penuh kasih sayang. Kasih sayang yang diberikan orang tua tidak ada habisnya dan terhitung nilainya.

Orang tua mengajarkan kepada kita hal-hal yang baik, misalnya cara kita bersikap sopan santun terhadap orang lain, menghormati sesama, dan berbagi dengan mereka yang kekurangan.

Pendidikan karakter juga penting dalam mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa pada diri peserta didik.

Sehingga mereka memiliki nilai dan karakter sebagai karakter dirinya, menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan dirinya, sebagai anggota masyarakat, dan warga negara yang religius, nasionalis, produktif dan kreatif.

Maka pendidikan karakter dianggap sangat penting karena dapat dijadikan penunjang harmonisasi di masyarakat.

Sebagai aspek kepribadian, karakter merupakan cerminan dari kepribadian secara utuh dari seseorang: mentalitas, sikap dan perilaku.

Pendidikan karakter semacam ini lebih tepat sebagai pendidikan budi pekerti. Pembelajaran tentang tata-krama, sopan santun, dan adat-istiadat.

Pendidikan karakter lebih menekankan kepada perilaku-perilaku aktual, tentang bagaimana seseorang dapat disebut berkepribadian baik atau tidak baik berdasarkan norma-norma yang bersifat kontekstual dan kultural.

Pendidikan karakter pertama kali diajarkan di dalam lingkungan keluarga, yaitu orang tua. Apabila seseorang anak memperoleh pendidikan karakter yang baik dalam keluarga, maka anak tersebut kedepannya akan berkarakter baik pula.

Akan tetapi terkadang lingkungan keluarga tersebut belum memberikan kontribusi yang berarti dalam mendukung pembentukan karakter pada siswa.

Kesibukan orang tua yang reaktif tinggi, dan kurangnya pemahaman orang tua dalam mendidik anak, dan pengaruh pergaulan luar, serta pengaruh media elektronik juga dapat mempengaruhi kualitas moral pada saat ini.

Salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut, yaitu melalui pendidikan karakter terpadu, yaitu memadukan dan mengoptimalkan kegiatan pendidikan informal lingkungan dengan pendidikan formal di lembaga pendidikan seperti sekolah.

Mulailah belajar dengan sungguh-sungguh dengan menaati peraturan sekolah dan tegakkan itu secara disiplin.

Sekolah harus menjadikan pendidikan karakter sebagai sebuah tatanan nilai yang berkembang dengan baik.

Semua itu diupayakan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Itu mengapa pentingnya pendidikan karakter yang berkualitas berperan penting dalam membentuk karakter anak menjadi lebih baik.


photo
Ical

Mahasiswa Ilmu Hadis 2019, asal Luwu Utara Sulawesi Selatan



0 Komentar


Tinggalkan Balasan