MIM Kenteng Manfaatkan Media Sebagai Sarana Pembelajaran Berbasis Dakwah dan Budaya

Berita photo MI Muhammdiyah Kenteng 2020-09-23 08:33:13 0 Komentar 267
photo

Sumber: -

Kulon Progo ( MIM Kenteng), menciptakan madrasah berbudaya sesuai dengan visi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Kenteng. Dimuai dari para pendidiknya sebagai dasar penguatan madrasah berbudaya. Diturunkan kepada peserta didik, melalui kegiatan belajar mengajar baik intrakurikuler maupun ekstrakurikuler, seperti, menyanyi, menari, paduan suara,qasidah, dan masih banyak lainnya.

Pandemi ini bukan menjadi penghalang untuk memberikan pembelajaran pendidikan kebudayaan kepada siswa, sudah saatnya memanfaatkan berbagai aplikasi online seperti Website, Google, YouTube dan lain sebagainya,  sebagai sarana penunjang MIM Kenteng bersama Arjuna Team, yang mencoba untuk menerapkan ilmu hasil dari Sekolah Literasi Indonesia Dompet Dhuafa Yogyakarta. Salah satunya, yaitu Penguatan Literasi Digital.

Rujito, S.Pd.I, M.Pd selaku kepala madarsah menyampaikan bahwa “Banyak kreatifitas dan inovasi pendidikan budaya yang bisa diintregasikan dalam pembelajaran secara online atau digital. Tentunya, juga mengikuti perkembangan zaman milenial saat ini. Alakhadar Elektone merupakan salah satu grub musik orgen islam,  dari Panti Asuhan Binausaadah binaan Rujito yang penyanyinya juga merupakan guru dan juga siswa dari MIM Kenteng. Bekerjasama dengan LSBO (Lembaga Seni Budaya Olahraga) PDM Kulon Progo” Jelasnya.

Project terbaru ini berlangsung dalam  live streaming YouTube lagu religi, bersama dengan Grub Kharisma Pro dan WG Pro pada chanel YouTube KOMPAK (Komunitas Player Keybord Kulon Progo) di Pingsut Musik Studio Wates Kulon Progo pada Jumat (18/09/2020). Live dimulai pada pukul 19.30 WIB – selesai.  Adapun tim dari Alakhadar Elektone yaitu Rujito, S.Pd.I, M.Pd, Rita Febri Subarni, Jambulono, Aggri dan Mas Kelik sebagai player.

“Beberapa lagu religi yang ditampilkan yaitu Syukur dan Istighfar  oleh  Rujito, Ya Maulana  oleh Rita Febri, Derajat Manusia dan Sumamburat oleh  Jambulono, Malam Jumat, dan Tombo Ati oleh Anggri. Alakhadar Elektone merupakan tim musik orgen yang fokus pada lagu religi sebagai sarana dakwah secara online digital, kegiatan ini juga dibantu oleh Arjuna Team sebagai sie humas (Hubungan Masyarakat) dan dokumentasi. Pada masa pandemi Covid-19  ini, dituntut lebih kreatif dan inovatif untuk memanfaatkan tekhnologi sebagai sarana pembelajaran sekaligus berdakwah.” Ungkap  Rizco selaku Arjuna Team dari MIM Kenteng.

 

 

 

 

-

photo
MI Muhammdiyah Kenteng

MI Muhammadiyah Kenteng



0 Komentar


Tinggalkan Balasan