Pembelajaran Modern Berbasis Teknologi Modern Saat Pandemi Covid-19

Essay photo Ulfiana Nurul Hikmah 2021-01-12 15:58:04 0 Komentar 165
photo

Sumber: -

Di masa digital ini, perkembangan teknologi memungkinkan perkembangan kehidupan manusia. Berbagai aspek kehidupan, seperti pengetahuan, literasi, komunikasi dan interaksi dapat dengan mudah dilakukan dengan cepat tanpa dibatasi ruang maupun waktu.

Peradaban manusia akan semakin mengalami kemajuan dikarenakan penguasaan pengetahuan dan teknologi yang berkembang dengan pesat, dan ini berpengaruh terhadap kehidupan manusia dalam berbagai bidang, termasuk dalam bidang pendidikan.

Pendidikan saat ini sangat berkaitan erat dengan teknologi. Tidak heran integrasi teknologi pendidikan semakin berkembang, adanya penggunaan teknologi yang memungkinkan siswa mudah dalam proses belajar dan tanpa adanya batasan.

Pendidikan menjadi sangat mudah dilaksanakan melalui penggunaan teknologi untuk pendidikan, seperti halnya penggunaan teknologi pada proses pembelajaran.

Pembelajaran yang berpusat kepada guru sudah tidak efektif lagi, siswa hanya akan menerima materi yang disampikan guru saja dan itu menjadikan siswa tidak dapat mengembangkan nalar kristisnya dan juga tidak dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Adanya bantuan teknologi, maka guru dan siswa dapat berkolaborasi dalam proses belajar. Pembelajaran yang cocok dicanangkan pada saat pandemi Covid-19 ini adalah pembelajaran modern berbasis teknologi.

Masifnya pandemi Covid-19 seperti ini, pembelajaran modern berbasis teknologi sangat dibutuhkan. Di  mana semua kegiatan dilaksanakan secara jarak jauh, maka pembelajaran ini dapat membantu terlaksananya pendidikan yang efektif dan efisien.

Salah satu pembelajarn modern berbasis teknologi yang sudah kita rasakan, yaitu pembelajaran dengan Mobile Learning (M-Learning). Mobile Learning merupakan pembelajaran berbantuan teknologi seluler nirkabel (smartphone), yang memberi kemudahan pada siapa saja untuk mengakses informasi dan materi pembelajaran dari mana saja dan kapan saja.

Pada saat pandemi seperti ini guru akan memberikan pembelajaran secara daring atau pembelajaran online, guru menggunakan M- Learning dalam pembelajarannya, sehingga guru mendorong siswa untuk selalu aktif dalam belajar kapanpun dan di manapun.

Mobile Learning merupakan salah satu aktivitas pembelajaran modern berbasis teknologi. Karena Mobile Learning menggunakan teknologi sepenuhnya dalam proses pembelajaran, maka guru dan siswa ikut andil dalam perkembangan teknologi saat ini.

Penggunaan smartphone yang memudahkan siapa saja untuk mengakses materi pembelajaran, dan memberikan kenyamanan saat proses belajar. Berbagai media pembelajaran yang dapat kita gunakan saat ini, sangat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi dunia pendidikan.

Seperti media pembelajaran JBClass (Jogja Belajar) yang dapat diakses oleh semua siswa menggunakan ID masing-masing siswa. Guru akan memberikan materi dan juga latihan soal, kemudian siswa akan belajar secara offline dirumah masing-masing, jika siswa tidak paham dengan materi maka siswa dapat bertanya secara personal chat di WhatsApp.

Setelah guru memberikan materi untuk siswa sebagai bahan ajar, maka guru akan melakukan komunikasi dalam pembelajaranya, yaitu dengan komunikasi virtual melalui aplikasi GoogleMeet maupun Zoom, sehingga ada interaksi antara guru dan juga siswa.

Maka dalam proses pembelajaran ini M-Learning digunakan oleh seluruh siswa dan juga guru. Guru dan siswa dapat mengakses berbagai website untuk mencari informasi terkait materi yang akan disampaikan oleh guru dan guru juga dapat memberikan simulasi materi dengan berbagai video dari YouTube maupun media lainnya.

Hal lainnya guru juga dapat mengkolaborasikan pembelajaran modern berbasis teknologi dengan aspek pembelajaran abad 21, pada pembelajaran abad 21 siswa akan mampu mengembangkan potensi individu, kreativitas, inovasi, dan nalar kritisnya.

Pembelajaran abad 21 dapat menumbuhkan keterampilan-keterampilan bagi siswa, keterampilan itu disebut keterampilan 4C abad 21, yang meliputi: keterampilan berpikir kritis (critical thinking), keterampilan berpikir kreatif (creative thinking), keterampilan kolaborasi (collaboration), dan keterampilan berkomunikasi (communication).

Keterampilan-keterampilan tersebut dapat menunjang perkembangan potensi individu siswa, dan keterampilan abad 21 dapat memudahkan siswa untuk terjun dalam dunia kerja nantinya. Pembelajaran abad 21 merupakan pembelajaran yang dapat mengintegrasikan kemampuan pengetahuan, keterampilan, literasi, dan kecakapan, serta penguasaan penggunaan teknologi.

Perkembangan pendidikan dan juga teknologi yang saling mengintegrasikan akan menjadikan pendidikan menjadi lebih baik. Namun, ada kekhawatiran dalam pembelajaran modern yaitu adanya kemunduran pendidikan  yang humanis.

Mengingat penggunakan smartphone yang tidak memiliki batas waktu, akan membuat para pengguna dimanjakan oleh fitur-fitur yang tersedia di smartphone. Siswa juga cenderung akan lebih menyukai hal-hal yang menyenangkan dan menarik seperti menonton YouTube, membuka Instragram, maupun aplikasi Chatting.

Pembelajaran yang seharusnya berlangsung dengan menarik dan menyenangkan karena mudah di akses oleh siswa, akan kalah dengan fitur-fitur yang ada di smartphone masing-masing siswa. Sehingga itu dapat memungkinan siswa akan acuh tak acuh terhadap teman maupun guru dalam proses pembelajaran yang dapat mengakibatkan pendidikan dehumanis, yaitu pendidikan yang tidak memanusiakan manusia.

Maka dari itu siswa yang saat ini sedang berproses dalam pendidikan diharapkan menjadi siswa yang senantiasa memanusiakan manusia, walaupun teknologi akan semakin maju namun gunakanlah teknologi dengan tepat. Peradaban di Indonesia tergantung kepada masyarakat bangsa yang menghargai segala bentuk kemajuan zaman dengan tepat guna, dan pendidikan merupakan faktor utama dalam kemajuan peradaban dunia.

 


photo
Ulfiana Nurul Hikmah

Ulfiana Nurul Hikmah. Mahasiswi S-1 Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan.



0 Komentar


Tinggalkan Balasan