photo
KATEGORI : Sastra
photo
Sastra

Tumbuhkan Toleransi dalam Pendidikan

Indonesia terbentang luas dengan memiliki 17 ribu pulau yang menjadikannya memiliki keberagaman dalam berbagai hal. Budaya, bahasa, adat, agama yang dimiliki oleh Indonesia sangat beragam. Keberagaman itu seharusnya menjadikan Indonesia memiliki tenggang rasa yang tinggi. Namun sayangnya, hal itu sulit terjadi. Beberapa kali, saya membaca berita yang berbau toleransi dalam beragama. Contoh, […]
BACA SELENGKAPNYA
photo
Sastra

1. Mungut Duit Sial ? 2. Aku Tidak Tahu Harus Bagaimana

Seperti biasanya nasi kucing di angkringan Mbok tri sungguh nikmat entah jurus pikat apa yang ia tambahkan diracikannya, padahal nampak luarnya nasi itu sama seperti nasi kucing pada umumnya. Tapi memang ku akui kalau soal rasa, penilaian dari mata kalah akuratnya dengan lidah. Setelah selesai menikmati hidangan ala angkringan mbok Tri, aku menyandarkan bahuku pada kursi kayu, merehatkan fisik da […]
BACA SELENGKAPNYA
photo
Sastra

Jatuh Cinta

Rona merah jambu bersemu Getar lirih merayap Pelan lembut Tersipu Beradu pandang desir menyapa Degup jantung berirama Hati berbunga Bahagia Kerling lentik binar ceria Garis bibir terukir Jiwa merekah Cinta […]
BACA SELENGKAPNYA
photo
Sastra

Asal Usul Kota Lubuk Linggau

Winarni 2020-10-30
Dahulu kala ada seorang pemuda bernama Bujang, ia sangat suka memancing. Setiap hari selesai makan siang ia selalu berangkat memancing sendirian. Ia memancing selalu di sungai yang sama, yang tak terlalu jauh dari rumahnya. Orang tuanya sering memperingatkannya untuk tidak memancing disitu, karena sungai itu memiliki satu lubuk yang dalam. Menurut masyarakat setempat, ada seekor buaya putih penun […]
BACA SELENGKAPNYA
photo
Sastra

UU Ciptaker itu Obat Corona Bro!

April 2020-10-18
Malam ini, Aku memilih meneguk kopiku di cafe dekat kos. Lokasinya strategis, di pinggir jalan. Ukurannya kecil dengan interior Jawa klasik. Bentuknya seperti rumah Joglo. Cafe ini menjadi pilihan pelarianku di tengah tugas-tugas yang tak henti. Dikejar-kejar deadline, masalah keluarga, dan bejibun masalah lainnya. Namanya juga hidup. Sebenarnya, keindahan cafe ini tak hanya sekedar berasal dar […]
BACA SELENGKAPNYA
photo
Sastra

Mengenal Kampung Peneleh Surabaya: Kampung Kelahiran Ir. Soekarno

Syifa'ul Qulub 2020-10-16
Di penghujung tahun 2019, saya menghadiri sebuah diskusi yang diinisiasi oleh Pemuda Kampung Peneleh. Ketertarikan saya untuk hadir dalam acara diskusi tersebut adalah karena kedekatan dengan kampung ini. Saya tinggal di Surabaya. Kampung halamanku adalah Lamongan. Setiap kali pulang kampung, saya harus melewati rute memutar ke dalam Kampung Peneleh. Sebelum saya mengikuti diskusi ini, saya h […]
BACA SELENGKAPNYA
photo
Sastra

Hadiah dari Pemerintah

April 2020-10-12
Maghrib, kuhabiskan soreku bersama senja dan kopi, sambil sesekali menatap layar ponsel yang tergeletak tak berdaya. Kepulan asap kopi kerap kali menghasilkan karya sastra yang indah. Penikmatnya akan dengan mudah merangkai kata hanya berbekal segelas kopi dengan kepulan asap. Namun tidak bagiku, kopi dan kepulannya lebih dari sekedar rangkaian kata, melainkan sebuah cawan dalam rindu. Kendaraa […]
BACA SELENGKAPNYA
photo
Sastra

Surat dari DPR

April 2020-10-09
"Pakeeeeet." "Paket......" Terdengar suara jeritan gerbang di luar, mungkin Pak kurir yang akan mengantarkan paket milik kamar lain. Aku tetap fokus pada Novel Bang Tere, Pulang. Novel itu adalah jendela baruku menemukan istilah shadow economi yang dikuasi oleh 7 keluarga di dunia. "Permisi mbak," Pintu kamarku diketuk. Ah ia, Aku tahu, semua penghuni kamar sedang berada di luar, hanya ada Aku […]
BACA SELENGKAPNYA
photo
Sastra

Aku Tetap Harus Pergi, Bu

April 2020-10-07
"Aku harus tetap pergi. Ada mimpi yang harus kugapai Bu." Aku menatap dengan tenang ke arah sawit yang gagah di depan rumah. Membiarkan ibuku bersama perasaannya yang dalam. Entah apa yang dipikirkan wanita hebat itu usai kalimatku yang pasti mematahkan hatinya. Ah, kapan sih aku tidak mematahkan hatinya? Sudah hampir 3 bulan usai kelulusan aku hanya di rumah. Membantu ibu sebisaku. Memasak den […]
BACA SELENGKAPNYA
photo
Sastra

Khilaf Yang Dinantikan

Entah ini malam yang keberapa puluh kali. Terjaga, terbangun, dan terpaku dalam diam di jam-jam yang nyaris sama. Memandang wajah polos menggemaskan yang lelap dalam mimpinya. Sunggingan bibirnya seolah mengabarkan dia berada dalam zona mimpi bahagia. Menatap lekat lebih dekat, aroma tubuh mungil gempal yang selalu sukses membuatku menghujami ciuman berulang. Geliat tubuhnya mengisyaratkan kalau c […]
BACA SELENGKAPNYA

- Advertisement -