Dewan Redaksi Pegiat Pendidikan Indonesia Yogyakarta
Yogyakarta — Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta bersama berbagai perguruan tinggi dan mitra swasta meluncurkan sejumlah program beasiswa pendidikan pada tahun 2025. Inisiatif ini dirancang untuk meningkatkan akses pendidikan, mendorong prestasi akademik, dan memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) di wilayah tersebut.
Program-program beasiswa yang diluncurkan mencakup pembebasan biaya kuliah, tunjangan biaya hidup, serta pelatihan vokasi dan soft skills. Sasaran utamanya adalah siswa dan mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, pemuda DIY, hingga calon profesional di bidang agribisnis.
“Program beasiswa ini kami luncurkan untuk menjamin keberlangsungan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu di wilayah DIY. Dengan alokasi dana yang signifikan dan cakupan program yang luas, kami berharap program ini dapat menekan angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas SDM secara merata di Kota Yogyakarta,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) DIY, Muhammad Ali Said, di Yogyakarta, Rabu (8/5/2025).
Salah satu program unggulan adalah Beasiswa Sawit 2025 yang digelar Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bekerja sama dengan Politeknik LPP Yogyakarta. Program ini memberikan beasiswa penuh untuk pendidikan vokasi di bidang perkebunan, termasuk jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Teknologi Pengolahan Hasil, hingga Teknologi Rekayasa Mesin Industri. Selain biaya pendidikan, beasiswa ini juga mencakup uang saku, biaya hidup, dan transportasi.
Selain itu, Beasiswa Kuliah Kota Yogyakarta 2025 diberikan kepada pelajar asal Kota Yogyakarta yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi dalam atau luar negeri. Beasiswa ini disalurkan melalui institusi pendidikan seperti Universitas PGRI Yogyakarta (UPY).
“Beasiswa Kuliah Kota Yogyakarta memberikan kesempatan bagi pelajar berprestasi untuk melanjutkan studi dengan potongan UKT dan beasiswa jalur prestasi, minat, maupun khusus untuk anggota OSIS dan keluarga PGRI,” kata perwakilan UPY, Selasa (7/5/2025).
Di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), program beasiswa mencakup jalur hafizh Al-Qur’an, kader unggulan Muhammadiyah, talenta seni dan olahraga, serta beasiswa KIP-Kuliah. Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) dan Universitas Sanata Dharma (USD) juga menawarkan beasiswa berbasis prestasi akademik, karakter humanis, serta studi internasional.
Pemerintah Daerah DIY juga mengelola Beasiswa Berkelanjutan bagi Pemuda, menyasar warga berusia 16–30 tahun, terutama dari keluarga prasejahtera. Program ini dirancang untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda pada domain pendidikan.
“Kami membuka pendaftaran secara transparan dan memberikan pendampingan agar beasiswa ini benar-benar menyasar pemuda DIY yang membutuhkan dan memiliki potensi. Harapannya, program ini mampu menjadi alat mobilitas sosial,” ujar Kepala Balai Pemuda dan Olahraga DIY.
Komitmen terhadap pemerataan akses pendidikan juga terlihat dari sinergi pemerintah dengan sektor swasta. Direktur Utama GMEDIA, Budiyanto, menyampaikan dukungannya terhadap program pendidikan melalui penguatan infrastruktur digital dan pelatihan keterampilan digital untuk pelajar di Yogyakarta.
“Pendidikan adalah kunci membangun SDM unggul. GMEDIA berkomitmen mendukung pelatihan programming, digital marketing, dan bahasa Inggris agar generasi muda lebih siap bersaing di era global,” katanya.
Beragam program ini menjadi bagian dari agenda strategis pembangunan daerah sebagaimana tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) DIY 2025. Pemerintah berharap kebijakan ini mampu menjawab tantangan ketimpangan pendidikan dan memperkuat peran Yogyakarta sebagai kota pendidikan nasional.
Copyright By@PUNDI - 2024
BACK TO TOP