27/08/2025 383

TK ABA Suren Integrasikan Pembelajaran dan Petualangan melalui Outing Class

author photo
By Redaksi PUNDI

Dewan Redaksi Pegiat Pendidikan Indonesia Yogyakarta

Outing class atau sering juga disebut sebagai pembelajaran di luar kelas, merupakan metode pembelajaran dengan membawa siswa keluar dari lingkungan sekolah. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan siswa-siswi pengalaman belajar langsung dari lingkungan sekitar selain melalui teori. Dalam kegiatan outing class siswa diajak untuk mengeksplorasi, mengamati, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Tujuannya adalah untuk mengembangkan berbagai keterampilan secara bersamaan, termasuk kemampuan analisis, kreativitas, kerja sama tim, dan pemecahan masalah. Salah satu lembaga pendidikan formal yang rutin mengadakan kegiatan outing class adalah TK ABA Suren.


TK ABA Suren, yang berlokasi di Pungkuran RT 05 Pleret Pleret Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Lembaga ini berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bantul serta Yayasan ‘Aisyiyah. Salah satu keunggulan yang dimiliki TK ini adalah program outing class sebagai bagian dari metode pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak usia dini. 


Outing class di TK ABA Suren dilaksanakan rutin setiap bulan. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang aktif dan menyenangkan bagi para siswa dengan mengunjungi berbagai lokasi edukatif seperti Taman Benteng Mataram dan Museum Situs Purbakala Pleret. Melalui kunjungan ini, para siswa diajak untuk bereksplorasi dan berinteraksi dengan lingkungan langsung. Mereka juga dapat memperkaya pengalaman hidup yang berharga dengan melatih kemampuan beradaptasi terhadap situasi baru.


Tidak hanya itu, TK ABA Suren juga bekerjasama dengan berbagai instansi dan profesi di wilayah Bantul untuk mendukung keberlangsungan program outing class. Beberapa instansi yang pernah berkolaborasi dengan TK ABA Suren antara lain Polsek Pleret, Pemadam kebakaran Bantul, Kantor Pos Pleret, dan Taman Keselamatan Lalu Lintas Giwangan. Melalui kunjungan ke instansi-instansi tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman langsung terkait peran profesi tersebut. Selain itu, TK ABA Suren juga bekerjasama dengan pelaku industri rumahan untuk menyelenggarakan kegiatan seperti kelas memasak (cooking class). Salah satunya yang pernah terlibat adalah Rocket Chicken Pleret. Tempat atau intansi-instansi yang diajak bekerja sama bisa bermacam-macam tergantung dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Kegiatan outing class ini biasanya dilakukan dalam durasi setengah hari hingga satu hari penuh. 


Kegiatan outing class menjadi metode pembelajaran yang komprehensif di TK ABA Suren. Kegiatan ini sangat mendukung perkembangan siswa tidak hanya dari segi akademis, tetapi juga sosial, emosional, dan fisik. Melalui kegiatan outing class yang konsisten dan bervariasi, TK ABA Suren berhasil mengintegrasikan pembelajaran dengan pengalaman nyata. Program ini menjadi daya tarik utama sekaligus bukti bahwa pendidikan anak usia dini dapat berlangsung dengan cara yang menyenangkan, kontekstual, dan mendalam.

Penulis: Feni Lestari





Prev Post

FoSSEI Regional DIY Gelar FoSSEI Development Training 2025

Next Post

Semangat Kartini di TK ABA Dahromo: Upacara, Busana Adat, dan Discovery Learning

BACK TO TOP