Dewan Redaksi Pegiat Pendidikan Indonesia Yogyakarta
Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan nama-nama wakil menteri yang akan bertugas dalam Kabinet Merah Putih. Dari 59 wakil menteri, dua diantaranya akan mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti. Mereka adalah Dr. Fajar Riza Ul Haq, MSi, MA, dan Profesor Atip Latipulhayat, SH, MH, PhD, yang masing-masing bertugas sebagai Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Fajar Riza Ul Haq, yang ditunjuk sebagai salah satu Wakil Menteri, memiliki latar belakang yang kuat dalam pendidikan dan keislaman. Ia menempuh pendidikan S1 di Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta, kemudian melanjutkan studi S2 di Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam program studi Agama dan Lintas Budaya. Tak hanya itu, Fajar juga memperluas wawasan akademisnya dengan menempuh studi di Sloan School of Management, Massachusetts Institute of Technology (MIT), serta di Tsinghua University, Cina.
Fajar baru saja menyelesaikan studi doktoralnya di Sekolah Pascasarjana UGM pada tahun 2024, dengan fokus pada kepemimpinan dan inovasi kebijakan. Pengalaman akademisnya yang luas ini memperkuat profilnya sebagai pemimpin muda yang siap membawa inovasi dalam dunia pendidikan.
Tak hanya di bidang akademis, Fajar juga dikenal aktif dalam organisasi Islam, terutama di Muhammadiyah. Ia pernah memegang berbagai jabatan penting, seperti Ketua Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis PP Muhammadiyah dan Sekretaris Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah untuk periode 2015-2020. Di dunia politik, ia berkiprah di Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dengan komitmen pada prinsip meritokrasi, antikorupsi, partisipasi publik, serta toleransi.
Selain berkiprah di organisasi dan pemerintahan, Fajar juga aktif menulis. Ia telah menerbitkan beberapa buku yang mengangkat tema Islam dan kemanusiaan, di antaranya "Membela Islam Membela Kemanusiaan" (2017) dan "Kristen Muhammadiyah: Mengelola Pluralitas Agama dalam Pendidikan" (2023), hasil kolaborasi dengan Abdul Mu'ti. Karya terbarunya, "Jalan Baru Moderasi Beragama: Mensyukuri 66 Tahun Haedar Nashir", merayakan perjalanan tokoh Muhammadiyah Haedar Nashir dalam mempromosikan moderasi beragama.
Dengan latar belakang pendidikan, organisasi, politik, dan kontribusi intelektualnya, Fajar diharapkan bisa berperan signifikan dalam memperkuat sektor pendidikan dasar dan menengah di Indonesia, bekerja sama dengan Abdul Mu'ti dan Atip Latipulhayat.
Tags:
Copyright By@PUNDI - 2024
BACK TO TOP