09/12/2025 117

Tim UNESA Raih Penghargaan Best Paper pada International Postgraduate Education Symposium (IPGES) 20

author photo
By Redaksi PUNDI

Dewan Redaksi Pegiat Pendidikan Indonesia Yogyakarta

Surabaya, Desember 2025 — Prestasi membanggakan berhasil diraih oleh tim mahasiswa Program Doktoral Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dalam ajang International Postgraduate Education Symposium (IPGES) 2025 yang diselenggarakan oleh SEGi University Malaysia bekerja sama dengan UNESA dan sejumlah institusi internasional lainnya. Pada kegiatan ilmiah bertaraf internasional tersebut, tim yang beranggotakan Budi Rachman, M.Pd., dan Narendradewi Kusumastuti, M.Pd., berhasil meraih penghargaan Best Paper Award melalui karya ilmiah berjudul “Integrative Learning Media Utilizing Ethnopedagogy in a Multi-Perspective Framework for Child Development.” Dalam presentasinya, tim memaparkan urgensi media pembelajaran integratif berbasis etnopedagogi sebagai inovasi yang mampu menjawab tantangan perkembangan anak usia dini di era global. Pendekatan etnopedagogi yang berlandaskan nilai budaya lokal dinilai penting karena mampu menanamkan identitas budaya sejak dini, menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual dan dekat dengan kehidupan anak, serta memperkuat hubungan antara sekolah, keluarga, dan komunitas sebagai lingkungan pembentuk karakter. Selain itu, tim menjelaskan bahwa media pembelajaran berbasis etnopedagogi sangat efektif dalam mendukung perkembangan anak secara holistik melalui berbagai perspektif perkembangan. Pada aspek kognitif, anak dapat belajar melalui cerita rakyat, simbol budaya, dan aktivitas pemecahan masalah yang merangsang kemampuan berpikir. Pada aspek afektif, pendekatan ini turut meningkatkan motivasi, kebanggaan terhadap budaya sendiri, serta membantu internalisasi nilai karakter positif. Aspek psikomotor pun mendapatkan penguatan melalui permainan tradisional dan aktivitas keterampilan tangan yang melatih koordinasi motorik. Tidak hanya itu, aspek sosial-emosional berkembang melalui aktivitas kolaboratif yang menumbuhkan empati, kerja sama, dan toleransi, sementara aspek moral-spiritual ditanamkan melalui nilai kejujuran, gotong royong, dan pemahaman religius yang tercermin dari praktik budaya masyarakat. Seluruh gagasan tersebut dibangun melalui penelitian deskriptif kualitatif dengan menelaah literatur akademik seperti jurnal, prosiding, dan repository dalam kurun sepuluh tahun terakhir sehingga memberikan landasan teoritis yang kuat dan relevan.

Keikutsertaan tim dalam symposium IPGES 2025 ini juga merupakan bagian dari luaran akademik pada mata kuliah Multiperspektif Perkembangan Anak Usia Dini yang diampu oleh Prof. Dr. Budi Purwoko, S.Pd., M.Pd., serta Wulan Patria Saroinsong, S.Psi., M.Pd., Ph.D. Kegiatan ini menjadi wadah yang sangat penting bagi mahasiswa doktoral untuk memperluas wawasan ilmiah, memperkuat jejaring akademik internasional, serta memvalidasi gagasan penelitian yang tengah dikembangkan selama proses perkuliahan. Raihan Best Paper Award yang diperoleh tim UNESA ini menjadi bukti kualitas akademik, kontribusi ilmiah, dan komitmen kuat mahasiswa Program Doktoral PAUD UNESA dalam memajukan pendidikan anak usia dini melalui integrasi budaya lokal dan perspektif multipengembangan. Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi munculnya inovasi pembelajaran yang lebih relevan, kontekstual, dan berdampak luas bagi dunia pendidikan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Prev Post

Guru di Persimpangan Janji: Kesejahteraan, Kompetensi, dan Reformasi Struktural

Next Post

Dilantik, Pengurus Daerah ABKIN Jawa Tengah Periode 2025–2029 Adakan Seminar Nasional Anti-Bullying

BACK TO TOP