Dewan Redaksi Pegiat Pendidikan Indonesia Yogyakarta
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti membagikan momen diskusi strategis dengan Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Rifky Harsya melalui akun Facebook dan Instagram pribadinya pada Kamis (9/4/2026). Video pendamping unggahan tersebut kini tengah viral di kedua platform, menyoroti potensi besar sektor ekonomi kreatif Indonesia lewat penguatan pendidikan vokasi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Dalam caption yang identik di kedua media sosialnya, Abdul Mu'ti menulis, “Senang dapat berdiskusi dengan Bapak Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Rifky Harsya tentang industri kreatif melalui sudut pandang ekonomi kreatif. Indonesia memiliki potensi besar di dunia kreatif, baik dalam negeri maupun global. Kemendikdasmen mendukung Kementerian Ekonomi Kreatif untuk mempersiapkan insan kreatif melalui pendidikan, salah satunya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). #PendidikanBermutuUntukSemua.”
Pada video yang disertakan dalam unggahan tersebut, Mu'ti menjelaskan bahwa banyak SMK di Indonesia kini memiliki program keahlian yang berkaitan erat dengan industri kreatif. “Program yang diminati antara lain di bidang fashion, kuliner, animasi, bahkan musik. Salah satu contohnya adalah Putri Ariani yang menekuni dunia musik,” ungkapnya.
Menekraf Teuku Rifky Harsya dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kolaborasi lintas kementerian ini penting untuk memperkuat kompetensi tenaga pendidik di SMK. “Kami melihat peluang besar untuk mengurangi pengangguran melalui pembekalan kompetensi para pendidik di bidang industri kreatif, yang dapat kami dukung bersama,” ujarnya.
Video unggahan Abdul Mu'ti (@Abe_Mukti) mendapat respons positif dari warganet yang menyambut antusias kerja sama kedua kementerian tersebut. Mereka menilai inisiatif ini dapat meningkatkan kualitas dan daya saing guru serta siswa SMK di bidang industri kreatif, baik lokal maupun global.
Copyright By@PUNDI - 2024
BACK TO TOP