Dewan Redaksi Pegiat Pendidikan Indonesia Yogyakarta
Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) pada 21–24 Juli 2026 sebagai langkah awal penerapan model sekolah baru di Indonesia.
Pengumuman pembukaan SPMB disampaikan dalam taklimat media di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026). Program ini menjadi tahap awal operasional Sekolah Nasional Terintegrasi yang akan diterapkan di 17 kabupaten/kota pada tahun ajaran 2026/2027.
Kemendikdasmen menjelaskan bahwa SPMB menjadi mekanisme resmi penerimaan peserta didik pada sekolah-sekolah yang mengusung konsep layanan pendidikan terintegrasi. Seluruh proses seleksi dijadwalkan berlangsung mulai 21 hingga 24 Juli 2026 sebelum memasuki tahapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Pelaksanaan SPMB SNT diumumkan bersamaan dengan pengakuan internasional terhadap program digitalisasi pendidikan Indonesia yang memperoleh penghargaan dari ITU. Pemerintah menilai kedua agenda tersebut saling melengkapi, yakni digitalisasi sebagai penguatan kualitas pembelajaran dan SNT sebagai pengembangan model kelembagaan pendidikan baru.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan layanan pendidikan yang lebih berkualitas dan merata.
Melalui pelaksanaan SPMB ini, pemerintah berharap implementasi Sekolah Nasional Terintegrasi dapat menjadi model penguatan sistem pendidikan nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan yang lebih modern dan terintegrasi.
Copyright By@PUNDI - 2024
BACK TO TOP