Dewan Redaksi Pegiat Pendidikan Indonesia Yogyakarta
Helsinki, Kamis (20/2/2025) - Finlandia, negara yang dikenal dengan sistem pendidikan terbaik di dunia, menghadapi ironi yang mencemaskan. Di balik gemilangnya prestasi akademik, kesehatan mental remaja Finlandia justru menunjukkan tren yang mengkhawatirkan.
"Satu dari tiga pelajar Finlandia mengalami gejala kecemasan dan depresi. Ini adalah alarm bagi kita semua," ujar Dr. Liisa Niemi, psikolog anak dari Universitas Helsinki.
Studi terbaru mengungkapkan, tingkat kecemasan dan depresi lebih tinggi di kalangan pelajar perempuan, mencapai 40%. Selain itu, gangguan makan juga tiga kali lebih mungkin dialami pelajar perempuan dibandingkan laki-laki.
"Tekanan akademik, beban belajar, dan dampak media sosial menjadi faktor pemicu utama," jelas Dr. Niemi.
Ironisnya, meski pemerintah Finlandia telah berupaya menyediakan layanan kesehatan mental dan memprioritaskan kesejahteraan siswa, stigma seputar masalah mental masih menjadi penghalang.
"Kita perlu lebih terbuka membicarakan masalah ini dan memberikan dukungan yang lebih baik bagi remaja kita," tegas Menteri Pendidikan Finlandia dalam konferensi pers.
Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi Finlandia untuk terus mempertahankan reputasinya sebagai negara dengan sistem pendidikan terbaik.
Copyright By@PUNDI - 2024
BACK TO TOP