15/04/2025 333

PWM DIY Terima Wakaf Tanah dan Rumah, Diresmikan sebagai Rumah Literasi “RALINA” PWNA DIY

author photo
By Redaksi PUNDI

Dewan Redaksi Pegiat Pendidikan Indonesia Yogyakarta

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta resmi menerima wakaf berupa tanah dan rumah dari keluarga almarhum Harjo Soeprapto. Aset wakaf tersebut selanjutnya diserahkan kepada Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) DIY untuk dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan literasi.

Serah terima berlangsung di lokasi rumah hibah, RW 008 Prenggan, Kotagede, Selasa (8/4), dan dihadiri oleh unsur Muhammadiyah, ‘Aisyiyah, organisasi otonom (IPM, PWPM, IMM), serta warga sekitar RT 37, 38, dan 39.

Penyerahan dilakukan oleh perwakilan keluarga wakif, Istiarto, kepada Ketua PWM DIY Dr. Ikhwan Ahada, S.Ag., M.A., dan diteruskan kepada Ketua PWNA DIY, Syahdara Annisa Makruf. Istiarto menyampaikan bahwa hibah ini merupakan bentuk amal jariyah keluarga untuk mendukung kegiatan positif bagi warga Muhammadiyah dan masyarakat luas. Ia juga menyebut sempat terjadi kendala administratif, khususnya perbedaan data pada sertifikat, yang kini telah rampung.

PWM DIY, melalui Bendahara Abdul Latief Baedhowi, S.Ag., M.M., menyatakan dukungan penuh atas pemanfaatan rumah oleh PWNA DIY. "Rumah ini dapat digunakan untuk kegiatan sosial, dakwah, maupun rapat warga," ujarnya.

PWNA DIY kemudian meresmikan rumah tersebut sebagai RALINA (Rumah Literasi NA). Rumah ini akan difungsikan sebagai pusat aktivitas organisasi serta ruang terbuka bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak. Sebagai tahap awal, PWNA menerima wakaf 500 buku dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Selain sebagai rumah literasi, RALINA akan menjadi sekretariat dan basis program-program unggulan PWNA DIY seperti BUANA (Badan Usaha NA), PASHMINA (Pelayanan Kesehatan NA), Educare, dan Family Learning Center (FLC), yang fokus pada pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

Acara ditutup dengan tausyiah dari Ikhwan Ahada yang menekankan pentingnya ketulusan dalam beramal. “Al-birru manittaqo—kebaikan lahir dari ketakwaan. Jika sudah berniat, harus diwujudkan dengan sungguh-sungguh,” tegasnya. Ia juga menegaskan komitmen Muhammadiyah sebagai gerakan inklusif yang siap berkolaborasi demi kesejahteraan umat.

PWM DIY berharap keberadaan RALINA dapat memperluas jangkauan dakwah PWNA, menguatkan struktur organisasi hingga ke ranting, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

 


Prev Post

Relevansi Sekolah Rakyat

Next Post

Pelecehan Emosioal pada Anak

BACK TO TOP