02/05/2025 1073

Membangun Masa Depan Unggul Melalui Pendidikan Berkualitas

author photo
By Ilham Hardianto

Mahasiswa MPAI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Hari Pendidikan Nasional, yang diperingati setiap tanggal 2 Mei, bukan sekadar tanggal merah di kalender, melainkan momentum refleksi mendalam tentang perjalanan panjang dan berliku pendidikan di Indonesia, serta komitmen untuk terus mewujudkan cita-cita luhur Ki Hajar Dewantara.

Menurut saya, Hari Pendidikan Nasional adalah pengingat yang tepat waktu bahwa kemajuan suatu bangsa sangat bergantung pada kualitas pendidikannya. Sejarah mencatat, perjuangan Ki Hajar Dewantara melawan kolonialisme melalui pendidikan telah membuka jalan bagi kemerdekaan intelektual bangsa.

Hari Pendidikan Nasional, yang diilhami oleh kelahiran Ki Hajar Dewantara, bagi saya adalah simbol perlawanan terhadap ketidakadilan dan diskriminasi dalam pendidikan. Semangat ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani harus terus kita gelorakan dalam setiap upaya memajukan pendidikan di Indonesia.

Sebuah Harapan pada Pendidikan

Peringatan Hari Pendidikan Nasional, yang berakar pada sosok Ki Hajar Dewantara, adalah kesempatan untuk merenungkan kembali esensi pendidikan yang membebaskan, memberdayakan, dan memanusiakan. Sejarah telah membuktikan bahwa pendidikan adalah senjata ampuh untuk melawan kebodohan, kemiskinan, dan ketertinggalan.

Pada Hari Pendidikan Nasional ini, kita diingatkan bahwa pendidikan berkualitas merupakan fondasi krusial bagi pembangunan bangsa dan masa depan generasi muda. Semangat Ki Hajar Dewantara yang menginspirasi kita untuk terus berupaya mewujudkan pendidikan yang merata, inklusif, dan relevan dengan tantangan zaman harus dijadikan pedoman. Mari kita perkuat pemahaman tentang konsep pendidikan berkualitas, yang lebih dari sekadar transfer pengetahuan.

Menjadikan pendidikan berkualitas adalah investasi jangka panjang yang membentuk karakter, menumbuhkan keterampilan abad ke-21, dan mempersiapkan generasi penerus untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa.

Pendidikan berkualitas sejatinya adalah pendidikan yang holistik, yang tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter, keterampilan, dan literasi. Pendidikan ideal adalah yang mampu menghasilkan individu yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan global.

Guru yang berkualitas adalah kunci utama untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas pula. Investasi pada guru adalah investasi pada masa depan bangsa. Selain itu, kita perlu mendorong reformasi kurikulum yang lebih adaptif, relevan, dan dapat menanamkan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif.

Seperti yang dikatakan oleh Ki Hajar Dewantara, “Dunia pendidikan tak lepas dari para pengajar alias guru, para pejuang tulus tanpa tanda jasa yang mencerdaskan kehidupan bangsa.”

Pada momen penting ini, mari kita berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru pahlawan tanpa tanda jasa yang telah berdedikasi mencerdaskan kehidupan bangsa. Semangat dan pengorbanan mereka adalah sumber inspirasi untuk kita semua dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Kurikulum yang ideal adalah yang mampu mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang di era digital. Dalam semangat Hari Pendidikan Nasional, mari kita bersama-sama mendukung upaya-upaya ini.

Hari Pendidikan Nasional juga mengingatkan kita bahwa pendidikan berkualitas adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa. Generasi muda yang cerdas, terampil, dan berkarakter merupakan modal utama untuk mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur.

Dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional, kita tidak boleh melupakan tantangan-tantangan yang masih menghambat upaya mewujudkan pendidikan berkualitas. Ketimpangan akses dan mutu pendidikan antar daerah, serta keterbatasan fasilitas dan sarana prasarana, harus menjadi fokus perhatian kita bersama. Oleh karena itu, peningkatan kualitas dan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan dan rekrutmen yang selektif adalah langkah penting.

Menciptakan Generasi Berkualitas

Melalui pendidikan yang berkualitas, kita dapat menciptakan generasi muda yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing global siap menghadapi tantangan dunia yang semakin kompleks. Selain itu, peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pertumbuhan ekonomi sangat bergantung pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Mari kita tingkatkan kualitas hidup masyarakat dan dorong pertumbuhan ekonomi melalui pendidikan yang melahirkan SDM unggul.

Pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu kesejahteraan dan kemajuan bagi seluruh rakyat Indonesia. Di Hari Pendidikan Nasional ini, mari kita jadikan pendidikan sebagai pilar utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Dengan SDM yang unggul dan berkarakter, Indonesia akan mampu bersaing di kancah global dan mencapai kemajuan yang berkelanjutan. Sebab pendidikan adalah pondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang adil, makmur, dan beradab, serta jalan untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia.

Di Hari Pendidikan Nasional ini, mari jadikan pendidikan sebagai proses memanusiakan manusia. Dengan semangat ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani untuk mewujudkan pendidikan yang membebaskan, memberdayakan, dalam membangun masyarakat yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing global.



Prev Post

Merenung pada Hardiknas 2025; Apakah Kita Sudah Berjalan Menuju Pendidikan yang Bermutu untuk Semua?

Next Post

Mahasiswa PPL PPG BK Unisri Gelar Simulasi Ular Tangga untuk Tingkatkan Keterampilan Sosial Emosiona

BACK TO TOP