Dewan Redaksi Pegiat Pendidikan Indonesia Yogyakarta
Yogyakarta – Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta mengeluarkan himbauan khusus bagi sekolah dan madrasah Muhammadiyah terkait rencana demonstrasi besar pada Senin, 1 September 2025. Dalam surat edaran bernomor 033.C/III.D/2025 yang diterbitkan pada 31 Agustus 2025, sekolah yang berada di sekitar titik-titik aksi diminta untuk melaksanakan pembelajaran secara daring.
Himbauan tersebut mempertimbangkan kondisi daerah yang dinilai kurang kondusif. Beberapa lokasi yang diperkirakan menjadi pusat konsentrasi massa antara lain Kantor DPRD DIY dan kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pembelajaran tatap muka di sekolah sekitar area tersebut diminta ditiadakan sementara waktu.
“Untuk sekolah/madrasah yang lokasinya berdekatan dengan titik-titik sasaran demonstrasi, dapat melaksanakan pembelajaran secara daring,” demikian tertulis dalam surat yang ditandatangani oleh Ketua Dikdasmen PDM Kota Yogyakarta, Dr. H. Arifin, M.Si, dan Sekretaris, Luqman, S.Pd., M.Eng.
Sementara itu, sekolah dan madrasah Muhammadiyah lain yang masih memungkinkan menggelar pembelajaran tatap muka diperbolehkan tetap berlangsung. Namun, pihak sekolah diimbau memperhatikan perkembangan situasi keamanan. Antisipasi yang diminta meliputi peningkatan pengamanan dengan melibatkan seluruh unsur sekolah, serta berkoordinasi dengan kepolisian sektor (Polsek) setempat jika diperlukan.
Melalui edaran tersebut, PDM Muhammadiyah Yogyakarta berharap seluruh sekolah dan madrasah tetap dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar tanpa terganggu oleh dinamika situasi di lapangan, dengan tetap mengutamakan keselamatan siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
Copyright By@PUNDI - 2024
BACK TO TOP