31/08/2025 297

Dikdasmen Muhammadiyah Yogyakarta Instruksikan Sekolah Tingkatkan Koordinasi Keamanan saat Demo

author photo
By Redaksi PUNDI

Dewan Redaksi Pegiat Pendidikan Indonesia Yogyakarta

Yogyakarta – Menyikapi rencana aksi demonstrasi di Kota Yogyakarta pada Senin, 1 September 2025, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta mengeluarkan himbauan kepada sekolah dan madrasah Muhammadiyah agar meningkatkan kewaspadaan.

Dalam surat edaran bernomor 033.C/III.D/2025 yang ditandatangani pada 31 Agustus 2025, Dikdasmen meminta sekolah-sekolah yang tetap menyelenggarakan pembelajaran tatap muka untuk memperhatikan perkembangan situasi keamanan. Upaya antisipasi yang ditekankan antara lain pelibatan semua unsur sekolah dalam pengamanan internal serta koordinasi dengan kepolisian sektor (Polsek) setempat.

“Sekolah/madrasah yang masih memungkinkan melaksanakan pembelajaran tatap muka dipersilahkan dengan tetap memperhatikan perkembangan situasi keamanan, seperti memaksimalkan pengamanan dengan melibatkan semua unsur sekolah/madrasah, serta berkoordinasi dengan Polsek setempat jika diperlukan,” tulis edaran yang ditandatangani Ketua Dikdasmen PDM Kota Yogyakarta, Dr. H. Arifin, M.Si, dan Sekretaris, Luqman, S.Pd., M.Eng.

Selain itu, sekolah yang berada dekat dengan titik konsentrasi massa seperti Kantor DPRD DIY dan Titik Nol Kilometer diarahkan untuk menyelenggarakan pembelajaran daring sebagai langkah pencegahan. Dengan begitu, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan tanpa mengorbankan keselamatan warga sekolah.

Himbauan ini diharapkan dapat membantu sekolah dan madrasah Muhammadiyah di Kota Yogyakarta dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pendidikan selama berlangsungnya aksi demonstrasi. Dikdasmen PDM menegaskan, keselamatan siswa dan tenaga pendidik menjadi prioritas utama dalam mengambil kebijakan tersebut.

Prev Post

Sekolah Muhammadiyah di Yogyakarta Diminta Lakukan Pembelajaran Daring saat Demo 1 September

Next Post

Guru PAUD: Pengabdian yang Tak Terlihat, Peran yang Tak Tergantikan

BACK TO TOP