02/09/2025 364

Playground Sederhana Penguat Akar Rumput Nasyiah Pleret

author photo
By Redaksi PUNDI

Dewan Redaksi Pegiat Pendidikan Indonesia Yogyakarta

Nasyiatul Aisyiyah merupakan organisasi otonom Muhammadiyah yang merangkul para remaja perempuan untuk menjadi muslimah yang berkemajuan. Sebagai sebuah organisasi berbasis keyakinan, tidak mudah untuk menjaga konsistensi keanggotaan Nasyiatul Aisyiyah di tengah dinamika kehidupan usia peralihan. Organisasi otonom ini menjadi yang termudah dalam kehilangan anggotanya pada perjalanan masa bakti. Berbagai alasan yang tidak dapat lagi ditawar menjadi latar belakang fenomena tersebut. Alasan yang umum membawa kader Nasyiah hengkang maupun berpindah basis lokasi antara lain karena pekerjaan, mengurus rumah tangga, serta mengikuti suami. Fenomena tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pimpinan Nasyiatul Aisyiyah pada setiap strata. Salah satu langkah yang kemudian diambil oleh Nasyiatul Aisyiyah dalam mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan menginisiasi Educare. Educare adalah sebuah fasilitas belajar dan bermain bagi anak yang diselenggarakan pada kegiatan-kegiatan Nasyiatul Aisyiyah untuk memberikan ketenangan bagi para ibu muda dalam bernasyiah karena tidak perlu khawatir untuk meninggalkan putra-putrinya. Educare umumnya diadakan pada kegiatan Nasyiatul Aisyiyah di tingkat pusat, wilayah, hingga daerah. 

Di sisi lain, fenomena kehilangan anggota yang berada dalam usia peralihan juga semakin umum terjadi pada Nasyiatul Aisyiyah tingkat cabang, salah satunya yang terjadi pada Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Pleret yang berbasis di Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Situasi tersebut menggugah PCNA Pleret untuk mengadaptasi konsep educare dengan kemudian menciptakan playground sederhana pada setiap kegiatan Nasyiah. Playground sederhana tersebut diadakan dengan membawa mainan-mainan sederhana yang dimiliki para anggota PCNA Pleret untuk digunakan oleh putra dan putri anggota lain. Secara otomatis, para ibu muda anggota PCNA Pleret yang semula merasa khawatir untuk meninggalkan putra dan putri kecilnya untuk bernasyiah, kini dapat dengan tenang membawa serta mereka dalam agenda-agenda Nasyiatul Aisyiyah. Selain sebagai sarana belajar dan bermain anak yang menguatkan para kader untuk tetap bernasyiah, adanya playground sederhana ini juga mampu mengenalkan Muhammadiyah serta Nasyiatul Aisyiyah sedari dini kepada anak-anak yang kelak akan menjadi penerus yang menghidupkan organisasi ini.


penulis: Zulaikha Nur Mahmudi

Prev Post

Dari Tas Impian ke Ruang Pimpinan: Belajar dari Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Pleret

Next Post

Gerakan Infak sebagai Jejak Kebaikan dari TK ABA Kedungpring

BACK TO TOP