02/09/2025 428

SD Muhammadiyah Pandes Tawarkan Program Plus untuk Generasi Unggul

author photo
By Redaksi PUNDI

Dewan Redaksi Pegiat Pendidikan Indonesia Yogyakarta

SD Muhammadiyah Pandes hadir di tengah masyarakat dengan menawarkan pendidikan yang berkualitas. Sekolah yang didirikan pada tahun 1997 ini mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan keunggulan akademik melalui Program Plus. Program Plus dirancang untuk membentuk generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia.

Terletak di Pandes I, Wonokromo, Pleret, Bantul, SD Muhammadiyah Pandes menggabungkan kurikulum nasional dengan penguatan pendidikan agama Islam. Siswa tidak hanya diajarkan mata pelajaran umum, tetapi juga mendapatkan pembelajaran tahsin dan tahfidz Al-Qur’an. Pembiasaan adab Islami dalam kehidupan sehari-hari dimasukkan ke dalam mata pelajaran sehingga menjadi Program Plus. 

Mengusung slogan “Excellent and Qur’anic” dan visi APIK (Agamis, Profesional, Inovatif, dan Keberwawasan Lingkungan), SD Muhammadiyah Pandes Program Plus bertekad untuk menciptakan keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai spiritual. 

Program Plus mencakup mata pelajaran yang berdiri sendiri agar lebih fokus mengajarkan kepada anak-anak tentang membaca dan menulis Alquran, doa dan adab sehari-hari, bacaan sholat, kisah nabi-rasul, dan surat-surat pendek. Metode yang diterapkan menyenangkan seperti bernyanyi dan menonton video di samping mata pelajaran PAI. Adanya program ini didukung dengan sarana prasarana yang memadai seperti smart TV yang mampu membangkitkan semangat anak-anak khususnya dalam hafalan. 

Program Plus SD Muhammadiyah Pandes diterapkan khusus bagi siswa kelas I dan II sebagai dasar penguatan akhlak. Harapannya di jenjang kelas selanjutnya siswa lebih mudah untuk menghafal surat maupun doa-doa yang lebih panjang. Istimewanya, guru yang mengajar Program Plus ini didatangkan langsung dari pengajar Pondok Pesantren Tahfidz Al Qur'an Al Mansyur, yang dikenal dengan pendekatan pendidikan akhlak dan Al-Qur'an yang kuat. Setiap kelas dipegang oleh 2 guru dari Pondok Pesantren Tahfidz Al Qur'an Al Mansyur sehingga anak-anak lebih terkondisikan dan pembelajaran lebih optimal.

Selain itu, Program Plus ini juga dilengkapi dengan buku modul khusus yang disusun secara mandiri oleh tim pengajar SD Muhammadiyah Pandes bersama Ponpes Al Mansyur. Modul-modul tersebut dirancang untuk mendukung pembelajaran tematik terpadu, yang selaras antara pelajaran umum dan nilai-nilai keislaman.

“Modul kami rancang sendiri agar lebih sesuai dengan kebutuhan anak-anak usia dini, khususnya dalam hal pembiasaan adab sehari-hari dan pengenalan Al-Qur’an,” jelas salah satu guru pengampu Program Plus.

Kepala SD Muhammadiyah, Bapak Daryanto, M.Pd., menjelaskan bahwa Program Plus ini dirancang untuk menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat fondasi akhlak dan spiritual siswa sejak dini. “Kami ingin membentuk anak-anak yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan semangat dakwah,” ujarnya.

Yang membuat banyak orang tua takjub, meskipun memiliki program unggulan, pihak sekolah memastikan biaya pendidikan tetap terjangkau. SPP setiap bulan tetap dalam kisaran yang sangat terjangkau yakni mulai dari Rp100.000,- untuk masyarakat umum. “Ini bukti bahwa pendidikan bermutu tidak harus mahal,” tambahnya.

Program Plus ini memberikan dampak positif bagi anak-anak untuk lebih termotivasi dalam menghafal. Salah satunya siswa kelas III B Muhammad Ghani Mushaddaq yang baru-baru ini meraih Juara 1 MHQ dalam lomba MTQ Se Kapanewon Pleret. Ananda Ghani sudah aktif mengikuti lomba-lomba sejak kelas II khususnya dalam hafalan. Hal ini menjadi bukti bahwa melalui Program Plus anak-anak juga bisa menekuni hafalan dan bisa mengikuti ajang perlombaan. 

Melalui Program Plus ini, SD Muhammadiyah Pandes berharap mampu mencetak generasi yang cerdas secara intelektual maupun spiritual sejak jenjang sekolah dasar. SD Muhammadiyah Pandes juga bisa menjadi salah satu pilihan banyak orang tua yang mendambakan pendidikan dasar yang membentuk kecerdasan intelektual dan spiritual secara seimbang.

penulis: Keny Karen

Prev Post

Gerakan Infak sebagai Jejak Kebaikan dari TK ABA Kedungpring

Next Post

Sarapan Literasi di SD Muhammadiyah Wonokromo 1: Fondasi Sukses Masa Depan

BACK TO TOP