Dewan Redaksi Pegiat Pendidikan Indonesia Yogyakarta
SD Muhammadiyah Wonokromo 1 Pleret Bantul mempunyai program yang sangat menarik, yakni sarapan literasi di pagi hari. Program ini dilaksanakan di setiap jam pertama. Sebelum pembelajaran dimulai, siswa diwajibkan untuk membaca buku 1 buku setiap harinya. Di setiap ruangan kelas terdapat pojok baca agar siswa dapat menyimpan buku-buku ceritanya. Selain itu, siswa juga sudah terjadwal untuk melaksanakan kunjungan ke perpustakaan setiap hari untuk memperkuat pemahaman literasi mereka. Jadwal yang sudah ditentukan adalah Senin untuk kelas 3, Selasa kelas 5, Rabu kelas 4 dan 6, dan Kamis untuk kelas 1 dan 2.
Sebagai apresiasi bagi siswa yang berkunjung ke perpustakaan, setiap awal bulan sekolah menyematkan gelar Raja dan Ratu Literasi MUKROSA kepada mereka. Tujuan pemberian sebutan tersebut untuk meningkatkan minat baca anak-anak dan menjadi motivasi siswa lebih rajin berkunjung ke perpustakaan dan mengingkatan literasi siswa.
Keterlibatan guru dalam gerakan literasi di SD Muhammadiyah Wonokromo 1 sangat penting artinya untuk menumbuhkan jiwa literasi setiap anak. Dengan memperbanyak literasi, siswa bisa mengetahui banyak informasi dan akan lebih mudah untuk memahami materi yang akan disampaikan oleh guru. Beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan guru untuk meningkatkan literasi adalah membuat dinding motivasi di kelas atau di majalah dinding sekolah, membuat space perasaan siswa tentang apa yang sedang dirasakannya, jadwal kunjung ke perpustakaan, dan membaca buku fiksi atau non fiksi sebelum pembelajaran dimulai. Kegiatan inilah yang disebut dengan sarapan literasi.
Selain itu, peran orang tua juga sangat dibutuhkan siswa untuk menumbuhkan literasi. Peran orang tua di rumah sangat penting dalam menyediakan lingkungan belajar yang mendukung. Hal yang bisa dilakukan orang tua misalnya menjadi teladan membaca bagi anak saat di rumah, mendampingi saat anak sedang belajar atau mengerjakan tugas dari sekolah, memberikan motivasi, dan mengarahkan minat baca anak.
Mengapa kita perlu meningkatkan literasi sejak dini? Karena literasi menjadi bagian pada diri masing-masing siswa untuk membentuk fondasi dalam kesuksesan di masa depan. Selain itu, literasi juga dapat memperluas wawasan, kemampuan berpikir, membangun kesadaran siswa akan pentingnya membaca untuk mendukung pembelajaran yang efektif. Selain itu, kegiatan literasi akan menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa, menumbuhkan jiwa kepemimpinan siswa, atau mengembangkan kreatifitas siswa dalam mengelola pojok baca di kelas masing-masing.
Dibandingkan dengan siswa yang melakukan sarapan literasi, siswa yang tidak menerapkan literasi mengalami lebih banyak kesulitan dalam membaca atau memahami teks bacaan. Mereka juga cenderung mengalami kesulitan untuk berkomunikasi, dan kurang dalam berpikir segara kritis maupun logis. Dampaknya juga terlihat pada perkembangan karakter siswa dan kemampuan siswa untuk belajar lebih lanjut.
Untuk meningkatkan literasi membaca siswa, perlu penyeimbangan peran dari pihak-pihak yang terlibat, seperti sekolah, guru, dan peran orang tua. SD Muhammadiyah Wonokromo 1 melalui perpustakaannya menyediakan buku-buku bacaan yang menarik atau banyak diminati oleh siswa. Selain itu perpustakaan tersebut juga sudah berbasis digital, menciptakan ruangan yang nyaman untuk siswa ketika membaca buku di perpustakaan. Adapun guru berkontribusi dengan mendesain pojok baca di kelas dengan desain yang menarik. Selain itu, mereka melengkapi koleksi buku bacaan di kelas dan menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan saat belajar di kelas. Menciptakan majalah dinding di belakang tembok kelas agar siswa dapat berekspresi melalui tulisannya atau menuangkan gagasan setelah siswa mereview buku yang sudah dibaca. Peran orang tua untuk meningkatan literasi di rumah ditunjukkan dengan membiasakan anak membaca satu buku di rumah dan memberikan motivasi dan semangat belajar. Mari kita giatkan kegiatan literasi ini dimulai dari diri sendiri dan diterapkan di kehidupan sehari-hari.
penulis: Nur Asna Fatmawati
Copyright By@PUNDI - 2024
BACK TO TOP